Pasukan AS akan ditarik dari Iran dalam 1 - 2 pekan
Pasukan AS akan ditarik dari Iran dalam 1 - 2 pekan
Sultrahitz.com, Rabu, 01 April 2026
Sultrahitz.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa pasukan negaranya akan segera ditarik dari Iran dalam waktu dekat. Ia memperkirakan proses penarikan tersebut akan berlangsung dalam dua hingga tiga pekan ke depan.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan pada Selasa (31/3). Ia menegaskan bahwa keterlibatan militer AS di Iran akan segera diakhiri.
“Kami akan pergi dalam waktu dekat, mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu,” ujarnya.
Trump juga menyinggung soal keamanan jalur energi global, khususnya di Selat Hormuz. Menurutnya, negara lain seperti Prancis dapat menjaga kepentingannya sendiri di kawasan tersebut tanpa keterlibatan langsung Amerika Serikat.
Konflik antara AS, Israel, dan Iran memanas sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Iran. Pemerintah Iran melaporkan lebih dari 1.300 korban jiwa akibat serangan tersebut.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menyasar wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Teluk. Data resmi AS mencatat sedikitnya 13 personel militernya tewas sejak konflik berlangsung.
Ketegangan ini turut berdampak pada ekonomi global, termasuk lonjakan harga energi dan gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan dunia.
Dalam kesempatan yang sama, Trump mengklaim bahwa tujuan utama AS untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir telah tercapai. Ia menilai kemampuan militer Iran telah melemah secara signifikan dan membutuhkan waktu lama untuk pulih.
Trump juga menyampaikan klaim kontroversial mengenai perubahan kekuasaan di Iran, merujuk pada kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Menurutnya, kondisi politik di Iran kini telah berubah dan mengarah pada kelompok yang lebih moderat.